Saya Firman, seorang pria yang dulunya bukan siapa-siapa. Jika Anda bertemu saya beberapa tahun lalu di kawasan pedesaan terpencil,, Anda cuma akan mendapati seorang lelaki berpakaian sederhana, bau pakan ternak yang menyengat, dan tangan yang penuh luka goresan kandang. Benar, profesi lama saya